berjalan melintasi waktu dan menjejaki pasir-pasir pantai kehidupan
sendiri membuatku mengenangMU dan mengagumi seakan ku mampu melihatMu
MencintaiMu seakan merasakan aku tak pernah sendiri
TatapanMu membuatku selalu hangat dan kadang tersipu
aku tak tau, apa yang ku mau
membagi cintaku atau terus mencintaiMu sepenuh hati tanpa berbagi
semilir angin dan hembusan keras yang mengobarkan hijabKu membuatku semakin bermanja padaMu
aku mencintaiMu..dalam seluruh ketakutanku, dalam sepenuh raguku dan dalam setiap keputusasaanku
aku lemah, aku hina dan aku tercela
kadang hanya berucap cinta tanpa sebuah bukti yang nyata
jejak-jejak ini bukti cintaku padaMu
tapi jejak ini adalah jejak semu pasir pantai, yang segera menghilang ketika ombak membasahinya perlahan
tapi aku
dalam setiap kelemahanku, takkan berhenti tuk membuat jejak baru
bukti kekukuhanku padaMu
bukankah kami tempat khilaf dan alpha dalam setiap hela nafas dan kesempatan..
gelombang yang bergulung-gulung menghantam tubuhku lembut..
aku kan bertahan dalam samudera kehidupanMu yang fana
aku merindukan pasang yang menjemputku penuh kelembutan
dengan buih putih pengantar kebajikan
kumohon terus beri aku kesempatan mencintaiMu dalam setiap detik yang berjalan
walaupun cintaku yang hina
hanya sebuah cinta pasir pantai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar