Wanita itu harus berprinsip,meskipun kata orang, wanita merupakan mahluk yg lbh mengutamakan perasaan drpd logika,tp saya rasa hal itu tdk spnhnya benar. Pernyataan itu tidak serta merta membenarkan para wanita melakukan kesalahan dengan mudahnya dan melimpahkan kesalahan trhdp kodratnya atau sifat pembawa yg dimilikinya. Tidak, menurut saya hal itu hanya merupakan perbuatan seorang yg tidak memiliki tanggung jawab.
Miris melihat fakta2 yg trjadi belakangan ini ,para gadis ,wanita dan anak perempuan entah apapun sebutannya,brp pun tingkat umurnya,telah kehilangan pegangan hidup,kehilangan nilai2 yg hrus dijunjung para wanita. Kehormatan,harga diri dan batasan yg shrusnya mjdi pelindung. Sex bebas dikalangan pelajar,pacaran yg gila2an benar2 menjadi sebuah momok rusaknya moral bangsa.
Pada akhirnya, penyelesaian atas segala permasalahan tersebut sangatlah sederhana, tak perlu penelitiaan dgn budget fantastik ,atau uji kelayakan,bahkan tak perlu partisipan responden dgn data yg valid. Ya, semudah itu pada akhirnya rumus terbaik adalah yg paling sederhana. "Agama". Kesadaran kita akan adanya Allah ,tuhan yg menciptakan dan memiliki kuasa penuh atas peraturan yg blh dan tidak. Dan ketika kita meyakini betapa semua itu hanya untuk kebaikan kita sendiri,maka semua penentangan, semua pembangkangan akan punah dengan sendirinya.
Tak peduli betapa lemahnya kita ,bersandarlah hanya kepada Allah ,jalani saja apa yg disuruh dan jauhi apa yg dilarang ,bukankah sesimpel itu.
Saya pun menyadari masalah hati jauh lebih menakutkan dr apapun didunia ini. Perihal jatuh cinta dan lawan jenis tergadang benar2 mampu menggoyahkan. Itu benar,saya akui ,berkali-kali terjadi.Tapi tetap pada akhirnya seperti yg berkali2 saya tuliskan, hanya kepada Allahlah kita kembali. Tetaplah berbesar hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar